Senin, 05 November 2007

Black Jack: Karte Kuma

Hm, entah mengapa Black Jack mendapat 2 posting sekaligus padahal blog ini baru dibuat. Mungkin memang banyak hal mustahil yang terjadi dalam anime ini, tapi tidak bisa saya list semuanya.

Orang-orang yang menonton Black Jack mungkin akan bertanya mengapa judul Karte ini Kuma, bukan nama gadis yang dioperasi. Kalau mau jujur, saya lupa nama perempuan itu... untuk sinopsis anime ini, silakan lihat post Black Jack: Karte Sharaku. Karena ceritanya tidak berhubungan satu sama lain, saya tidak merasa perlu memberitahukan ini episode ke berapa.

Yang tidak masuk akal dari episode kali ini adalah keinginan gadis yang terserang kanker ini. Saat ditanyai apa yang dia inginkan oleh orang tuanya, dengan santai ia menjawab ia ingin menikah. Ia ingin merasakan bagaimana rasanya menikah sekali sebelum ia meninggal.

Ia mengatakan bahwa ia akan menikah dengan orang pertama yang berjalan masuk ke dalam kamarnya (ya, tentu saja laki-laki). Karena kebingungan orang tuanya meminta bantuan seseorang yang sudah mengenal gadis ini (sepertinya namanya Michiru... saya tiba-tiba teringat, jadi mari kita panggil gadis ini Michiru ketimbang gadis) sejak kecil.

Saat seseorang ini (Kuma) hendak berjalan masuk ke kamarnya, Black Jack mendahuluinya. Ia diminta oleh dokter kepala rumah sakit tersebut untuk menangani kasus ini. Michiru (saya yakin sekali ia melihat tampang Black Jack dulu) akhirnya ngotot untuk menikahinya.

Yang tidak masuk akal adalah di bagian ini. Apakah ia akan tetap menikahi orang itu bila ia sudah kakek-kakek? Apakah ia akan tetap menikahi orang itu bila ia berwajah jelek? Apakah ia akan tetap menikahi orang itu bila ia masih anak kecil? Banyak pertanyaan tentang "apakah ia akan tetap menikah" muncul dalam benak saya.

Yang aneh juga, ia mengancam tidak akan melakukan operasi bila ia tidak diijinkan untuk menikah dengan Black Jack. Lho? Memangnya kalau dia tidak dinikahi dan tidak dioperasi, siapa yang rugi? Dia sendiri dan tentu saja orang tuanya. Black Jack tidak akan rugi sama sekali (mungkin kecuali ia kehilangan uang bayaran yang gila-gilaan). Egois sekali.

Orang tuanya akhirnya membujuk Black Jack agar mau menikah dengannya. Black Jack sudah menyatakan bahwa ia hanya akan berpura-pura agar Michiru mau melakukan operasi. Setelah operasi sukses, Michiru malah bersikeras tetap ingin menjadi istri Black Jack.

Tentunya ia dimarahi Black Jack yang mengatakan bahwa ia egois, tidak tahu diuntung dan terlalu cepat menyerah.

Hm... apa yang tidak masuk akal dari episode ini? Tentu saja 'the whole marriage incident'. Mana ada orang yang mau dioperasi minta nikah dulu... udah keburu lewat kaleeee....

Tidak ada komentar: